JAKARTA, MINGGU - Belum keluarnya izin polisi untuk bisa menggelar keramaian di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, tidak memengaruhi persiapan tim Persija Jakarta dalam menghadapi pertandingan lawan Persita Tangerang di stadion tersebut, Senin (28/7) malam. Hingga semalam jajaran direksi PT Persija Jaya, pemilik Persija, masih mengupayakan keluarnya izin tersebut.
"Kami terus berlatih seperti biasa. Seperti tadi sore (Minggu, 27/7) kami masih latihan di mes. Masalah itu (belum keluarnya izin keramaian, Red) tidak memengaruhi persiapan kami," kata Danurwindo, Pelatih Persija, kepada Warta Kota.
"Itu bukan urusan tim. Urusan kami adalah hanya bagaimana caranya mempersiapkan tim dengan sebaik mungkin serta meraih hasil maksimal di setiap pertandingan. Karena itu kami tidak mau memusingkannya," tambah Danur.
Menurut Danur, apa yang terjadi kali ini serupa dengan yang pernah dialaminya di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, dua pekan lalu. Waktu itu, panitia pelaksana pertandingan Persitara Jakarta nyaris tidak mendapat izin untuk menggelar pertandingan di sana. Izin kepolisian keluar beberapa jam menjelang kick-off pertandingan Persitara melawan Persija.
"Pada saat tanpa kepastian itu, kami malah meraih kemenangan besar (3-1) dari Persitara. Makanya saya sangat yakin, apa yang sedang terjadi ini tidak akan mempengaruhi kami," tutur Danur.
Untuk menghadapi Persita, Danur akan menurunkan the winning team, tim yang menghancurkan Persitara dan Persib Bandung di dua laga terdahulu. Bambang Pamungkas dan Aliyudin tetap dipercaya Danur untuk mengisi lini depan. Di belakang keduanya ditempatkan Greg Nwokolo, Ponaryo Astaman, Robertino Pugliara, dan M Ilham.
"Kurang lebih formasinya akan seperti itu, tetapi untuk pastinya kita lihat saja nanti. Saya masih harus memastikan kondisi pemain hingga menjelang kick-off. Siapa yang paling siap, dia yang akan main," kata Danur yang memastikan tidak ada satu pun pemain inti Persija yang absen di laga itu.
Temui Mennegpora
Sementara itu, Direktur Umum PT Persija Jaya Bambang Sutjipto dan Direktur Bisnis PT Persija Jaya Sonny Sumarsono sudah menemui Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Mennegpora) Adhyaksa Dault, di bandar udara Soekarno- Hatta, Tangerang. Mereka sengaja menjemput Adhyaksa yang baru datang dari Medan untuk dimintai pertolongannya.
"Kami menyampaikan surat permohonan kepada Pak Adhyaksa agar mau membantu kami. Tadi Pak Adhyaksa tidak ngomong apa-apa, mungkin karena baru datang dan lagi pula waktunya sudah mepet sekali. Dia hanya mengatakan, malam ini (Minggu, 27/7) akan menelepon Pak Adang Firman (Kapolda Metro Jaya, Red)," kata Sonny, melalui telepon seluler.
Ditambahkan Sonny, walau belum ada kepastian, kedua belah pihak yang akan bertanding, Persija dan Persita, tetap menggelar technical meeting di Senayan. Kedua belah pihak tetap menjalankan prosedur sebagaimana harusnya agar jika pertandingan tidak jadi digelar karena tidak ada izin dari polisi, mereka tidak disalahkan oleh Badan Liga Indonesia (BLI).
"Kalau izin tidak keluar, kami akan serahkan keputusannya kepada BLI. Yang jelas, kami tetap melakukan semuanya sesuai prosedur," kata Sonny.
Apakah Persija akan nekat menggelar pertandingan walau tanpa izin, Sonny tidak mau melakukan itu karena berisiko akan dipenjara. Menurutnya, keputusan akan mereka serahkan kepada BLI dan sebagai pemilik klub mereka hanya menjalankan seluruh prosedur yang telah ditentukan. "Biar BLI yang putuskan, pertandingan ini ditunda atau dibatalkan. (MER)
Prediksi Line-Up
Persija (4-4-2): 1-Hendro Kartiko; 14-Ismed Sofyan, 4-Herman Abanda, 33-Pierre Njanka, 13-Leo Saputra; 10-Greg Nwokolo, 11-Ponaryo Astaman, 30-Robertino Pugliara, 13-M Ilham; 20-Bambang Pamungkas, 15-Aliyudin.
Pelatih: Danurwindo.
Persita (4-4-2): 17-Wawan; 6-Ade, 8-Placide, 13-Yusuf, 3-Nicholas; 19-Yulian, 20- Cucu, 22-Arwin, 44-Bruno; 17-I Made, 99-Adolfo.
Pelatih: Agus Suparman.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar